Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Manajemen

Sejarah Perkembangan Konsep Manajemen

Mengapa perlu mempelajari Sejarah Manajemen ? Bagi kita yang hidup di era modern seperti ini, mempelajari sejarah manajemen sangatlah bermanfaat dalam mendapatkan deskripsi tentang bagaimana kegiatan manajemen itu berlangsung pada masa yang lalu, kemudian bagaimana manajemen berkembang dengan berbagai prinsip oleh para ahli manajemen, dan akhirnya kita mempelajari manajemen untuk mendeskripsikan, menganalisis, merumuskan, dan mengantisipasi perkembangannya guna meraih kehidupan yang diinginkan, serta mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam mprediksi kehidupan dikemudian hari berkaitan dengan penggunaan keterampilan manajerial. Sebelumnya kita telah membahas mengenai Sejarah Manajemen Kuno , ada satu pertanyaan yang masih perlu dijjawab, yaitu apakah ada perbedaan antara manajemen yang dilakukan nenek moyang kita dengan kita yang hidup disaat ini? Praktik manajemen memang sudah berlangsung sangat lama, namun yang membedakan antara dahulu dan sekarang adalah cara mempraktikka...

Sejarah Manajemen Kuno

Kalau kita membaca buku-buku manajemen saat ini seakan-akan ilmu manajemen mulai hadir di awal abad XIX dengan sederetan ahli manajemen dari negara-negara barat. Apabila anda ingin mengetahui sejak kapan sesungguhnya ilmu manajemen dikenal dan digunakan orang, dapat menelusuri ilmu manajemen pada zaman ramainya perdagangan di Sumeria atau ketika dilakukannya pembangunan piramid di Mesir. Para ahli menemukan tulisan kuno yang ditinggalkan bangsa Mesir di tahun 1300 sebelum masehi yang berisi pengakuan betapa pentingnya organisasi dan administrasi dalam negara-negara birokratis di zaman kuno. Leluhur bangsa Cina pun meninggalkan berbagai catatan sejarah yang memuat berbagai saran praktis untuk administrasi negara yang baik dan nasihat untuk memilih pejabat yang jujur, adil, tidak memikirkan diri sendiri, dan mampu bekerja. Bangsa Yunani yang pernah mengalami masa keemasannya, juga telah memiliki dan menjalankan prinsip-prinsip manajemen. Hal ini terbukti dari pengelolaan berbagai pranat...

Manajemen Global

Manajemen Baru Era Globalisasi Dunia manajemen tidak seperti dahulu lagi. Kita memang tidak boleh melupakan masa lalu karena merupakan bagian dari masa kini dan masa mendatang. Kita saat ini menjadi saksi terjadinya suatu perubahan fundamental sebagai akibat arus deras globalisasi. Perubahan tersebut mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Berbagai bentuk organisasi lokal dan regional terkena dampak perubahan tersebut sehingga manajer organisasi juga mengalami suatu perusahaan besar. Perusahaan dihadapkan pada pilihan berhadapan dengan pasar global atau mati. Oleh karena itu, pada umumnya perusahaan terpaksa mengurangi struktur biaya secara radikal dengan jalan merencanakan kembali dan mengurangi berbagai inisiatif yang meningkatkan biaya pada struktur, proses, dan produk (Rhinesmith, (2001). Dengan perkembangan seperti ini, maka perusahaan harus memiliki staf dan karyawan yang mampu melayani pasar global sekaligus pasar lokal yang ingin dilayani dengan cara yang sama. Fungsi ...

Bagaimana Mengoptimalkan Kinerja Manajer ?

Penilaian keberhasilan kinerja seorang manajer sangat tergantung dari kinerja bawahannya karena seorang manajer tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu seorang manajer harus mampu memimpin bawahannya berprestasi dalam pekerjaannya. Menurut hasil pengamatan para praktisi manajemen , faktor yang menstimulasi bawahan untuk berprestasi bukan hanya imbalan yang besar saja, tetapi ada faktor-faktor lain yang lebih penting dari itu. Paling tidak, ada 10 (sepuluh) faktor yang diinginkan bawahan untuk meningkatkan kinerja mereka antara lain: Pekerjaan yang Menarik . Manajer hendaknya mampu meyakinkan bawahannya bahwa pekerjaannya sangat menarik. Suatu pekerjaan dikatakan menarik bila orang yang mengerjakannya merasa senang melakukannya. Berwal dari rasa senang itu pula diharapkan bawahan dapat meningkatkan kualitas pekerjaannya. Seorang pimpinan juga perlu mengetahui jenis pekerjaan yang cocok dan disenangi bawahannya. Kesejahteraan yang memadai . Manajer harus dapat membuktikan bahwa...

Apakah Kemampuan Manajerial itu ?

Seperti jabatan lainnya, menjadi manajer tidaklah semudah yang diperkirakan seseorang sebelumnya menjadi karyawan biasa. Untuk menjadi seorang manajer yang sukses, ia harus memiliki sejumlah kompetensi umum dan khusus. Kemampuan manajerial adalah kemampuan untuk mengatur, mengoordinasikan dan menggerakkan para bawahan ke arang pencapaian tujuan yang telah ditentukan organisasi. Dalam organisasi yang berukuran besar, kesempatan manajer untuk mengadakan kontrak dengan seluruh bawahan relatif sangat kecil. Lebih-lebih dalam organisasi yang besar yaitu organisasi yang ruang lingkup operasinya nasional atau internasional. Dengan demikian, kegiatan mengintegrasikan, mengoordinasikan dan menggerakkan para bawahan oleh manajer puncak dilakukan melalui pendelegasian wewenang kepada manajer dan manajer pengawas. Kemampuan manajerial tidak begitu saja muncul. Kemampuan ini lahir dari suatu proses yang panjang yang terjadi secara perlahan-lahan melalui proses pengamatan dan belajar. Bukti dari k...

Jenis-jenis Manajer

Banyak cara orang mengklasifikasikan manajer untuk melihat kemampuan utama seorang manajer. Namun bukan berarti pembedaan atau pengklasifikasian itu berlaku statis atau kaku tetapi hal ini hanyalah untuk memahami kelebihan seseorang ketika menjadi seorang manajer. Pengklasifikasian manajer dapat dilakukan dengan melihat mereka pada tingkatan dalam organisasi yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga golongan, yaitu (Handoko, 996); a. Manajer lini – pertama Tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga oprasional, disebut manajemen lini/garis – pertama ( first – line ) atau first – level ). Para manajer ini sering disebut dengan manajer kantor, penyelia jasa, manajer departemen. Sebagai contoh adalah penyelia teknik dalam suatu departemen riset. b. Manajer menengah Manajer menegah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam satu organisasi. Para manajer menegah membawahi dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya dan kadang-kadang jug...

Apa, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana Peran manajer ?

Manajer muncul jika ada organisasi dan sebaliknya organisasi akan segera hancur jika tidak ada manajer. Jadi siapa manajer itu ? Manajer adalah anggota organisasi yang mengawasi dan mengarahkan pekerjaan anggota lain. Di dalam perkembangannya kemudian, manajer diartikan sebagai seorang anggota organisasi yang memadukan dan mengkoordinasikan pekerjaan orang lain. Hal ini berarti bahwa manajer bertanggung jawab langsung atas kelompok orang di sebuah divisi perusahaan atau dapat berarti menyelia atau mensupervisi satu orang saja. Manajer zaman dahulu menyesuaikan diri dengan struktur organisasi, garis wewenang, peraturan, dan tujuan-tujuan yang ditentukan perusahaan untuk dirinya. ganjaran atau penghargaan ( reward ) diperoleh dari organisasi dan bukan dari pertimbangan bahwa ia memiliki kemampuan tertentu, telah memberikan jasa luar biasa kepada organisasi, atau memiliki jenjang pendidikan tertentu yang layak memperoleh ganjaran lebih baik daripada rekan sesama manajer. Itu ciri dari ma...

Mengapa perlu Teori dan Teknik Manajemen ?

Dari sejumlah pendapat yang muncul setidaknya kita dapat menyebutkan tiga alasan perlunya manusia menggunakan teori dan teknik manajemen , yaitu untuk meningkatkan efisiensi, mengkristalkan sifat manajemen, mencapai tujuan sosial. Berikut adalah uraiannya. Dari pengembangan ilmu manajemen yang dikemukakan oleh Taylor telah terungkap bahwa manajemen diperlukan untuk melakukan efisiensi kerja dan mengoptimalkan hasil. Para ahli lain juga telah membuktikan bahwa jika perusahaan menerapkan prinsip dan teknik manajemen maka efisiensi manajerial pasti akan menjadi lebih baik, apalagi jika para manajernya menggunakan garis pedoman yang dibuat dalam tahap perencanaan untuk membantu memecahkan berbagai masalah. Pada masa globalisasi ini perusahaan yang paling efisien cenderung dapat bertahan lebih lama dan dapat lebih kompetitif dibandingkan dengan perusahaan yang boros dan tidak memiliki perencanaan matang. Seseorang yang kurang memahami atau hanya sebagian saja mengerti manajemen, sulit bag...

Manajemen sebagai Ilmu dan Seni

Kita tentu bersepakat bahwa ciri utama suatu ilmu adalah harus memiliki pola berdasarkan pembuktian ilmiah, dan memiliki tahapan-tahapan yang sistematis. Manajemen bukan hanya membutuhkan pola tunggal seperti itu, Dengan demikian manajemen tidak dapat dikatakan ilmu semata-mata. Manajemen akan berdampak efektif dan efisien jika dijalankan oleh orang-orang profesional. Jadi, manajemen membutuhkan sentuhan orang yang memiliki kiat khusus, strategi jitu, perasaan halus, intuisi tinggi, pengendalian emosi, intelegensi tinggi, jiwa motivator, kereatif, inovatif, komunikatif, dan lain-lain. Oleh karena itu banyak orang setuju bahwa manajemen juga sebagai suatu seni. Sentuhan seperti itu akan membuat manajemen menjadi dinamis, kreatif, berkemampuan sebagai problem solver , dan dapat membuat suatu organisasi lebih unggul daripada organisasi lain yang mungkin hanya dijalankan setengah hati dan kurang memiliki orang-orang profesional. Dengan demikian manajemen merupakan ilmu dan juga seni. Sua...

Peran Manajemen dalam Organisasi dan Perusahaan

Penjelasan tentang peran manajemen dalam organisasi dan perusahaan sangat erat kaitannya dengan pemahan dan pengertian definisi dan ciri organisasi, hubungan organisasi dan peran manajemen. Oleh sebab itu kita akan membahas terlebih dahulu hal-hal tersebut untuk memudahkan kita memahami peran manajemen dalam organisasi dan perusahaan secara menyeluruh. Organisasi adalah sekumpulan orang yang bersespakat secara sadar unutk bergabung alam suatu kelompok dengan sejumlah ikatan tertentu, yang menetapkan tujuan-tujuan tertentu dan berupaya mencapi tujuan tersebut. Apabila kita meneliti definisi tersebut lebih jauh, maka kita dapat melihat beberapa ciri pokok organisasi yaitu; terdiri dari sekumpulan orang; dengan kesadaran dalam arti engaja dan mengeri benar seseorang berada disitu; ssetuju diikat dengan berbagai peraturan organisasi dan pemerintah; sepakat berkelompok untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu; memiliki aturan tertentu yang harus disepakati dan ditaati berrsasma u...

Peran Manajemen

Keberhasilan suatu organisasi sangat tergantung pada pengelolaan fungsi-fungsinya secara efektif. Para pengelola organisasi menyadari bahwa yang biasa disebut manajer ( manager ) dapat diumpamakan seorang nahkoda kapal yang akan menentukan jalan berdasarkan pedoman yang dipegang untuk menuju sasaran. Namun mengelola organisasi tidaklah sesederhana itu. Mengelola organisasi membutuhkan banyak keterampilan, kemampuan, dan sikap yang akan membuat organisasi tersebut tidak hanya bergerak melainkan juga berkembang, inovatif, kreatif, menguntungkan, kompetitif, dan berorientasi global. Organisasi yang berorientasi global adalah organisasi yang memenuhi tuntutan sesuai zaman saat ini. Organisasi yang mendominasi pasar lokal akan segera ambruk jika para pengelolanya tidak mampu melihat pesaing asing yang sedang datang dengan segala teknologi dan sistem terbarunya. Organisasi lokal boleh saja hanya berkeinginan menguasai pasar lokal tetapi pengelola tetap harus waspada, inovatif, dan kompetiti...

Pengertian Manajemen

Secara sederhana manajemen berorientasi kepada dua hal, yaitu mengawasi orang bekerja dan mengurus uang. Sehingga manajemen dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan mengawasi/mengatur orang bekerja dan mengurus/mengatur administrasi keuangan dengan baik. Manajemen yang baik baru dapat dicapai jika diterapkan dengan tegas dan disiplin, agar usaha yang dilakukan dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Pendapat Para Ahli Manajemen merupakan konsep yang paling sering diperbincangkan di dunia akademis maupun di dunia bisnis atau dunia praktis. Dengan kata lain makna manajemen  dapat dipahami melalui 2 hal, yaitu teori dan praktik manajemen. Hal yang bersifat teoritis berpijak pada pandangan tentang aspek tertentu dari organisasi, antara lain tentang efektivitas, pencapaian tujuan, pengambilan keputusan, efisiensi, keseimbangan, interaksi antara organisasi dan lingkungan sekitarnya, dan sebagainya. Di lain pihak praktik manajemen memandang organisasi sebagai...