Skip to main content

Keahlian Manajer

Walaupun jumlah posisi manajerial hampir tidak terbatas, namun kesuksesan atau keberhasilan orang-orang yang menduduki jabatan tersebut sering kali terhambat oleh keterbatasan keterampilan atau skill dan kemampuan. Oleh karena itu, manajer yang efektif perlu mengembangkan keahlian teknikal, keahlian dalam hubungan antarmanusia (human relations), keahlian konseptual, keahlian pengambilan keputusan, dam keahlian manajemen waktu.

  1. Keahlian Teknikal (Technical Skill). Keahlian teknikal atau teknis adalah keahlian khusus yang harus dimiliki oleh seorang manajer berkaitan dengan tanggung jawab utama yang harus dijalankan. Misalkan, seorang manajer yang bertanggung jawab di bidang keuangan haru mengetahui ilmu-ilmu bidang keuangan. Manajer yang bertanggung jawab di bidang pemasaran harus mengerti mengenai pasar.
  2. Keahlian Hubungan Manusia ( Human Relation Skill). Manajer berkaitan dengan mengarahkan dan mengontrol agar orang—orang yang ada di dalam perusahaan bertindak untuk mencapai tujuan perusahaan. Untuk mensosialisasikan visi, misi hingga program perusahaan dibutuhkan keahlian untuk berkomunikasi dengan berbagai orang yang terlibat dalam perusahaan. Manajer yang baik dituntut untuk memiliki keahlian ini. Keberhasilan dalam mengarahkan karyawan merupakan salah satu kunci keberhasilan kepemimpinan manajer.
  3. Keahlian Konseptual (Conseptual Skill). Keahlian konseptual adalah keahlian untuk berpikir abstrak, menganalisis, dan mendiagnosis dan mengambil keputusan yang tepat sesuai dengan keadaan yang terjadi. Keahlian konseptual ini akan menentukan kemampuan perusahaan dalam menghadapi setiap masalah yang timbul dalam perusahaan.
  4. Keahlian Pengambilan Keputusan (Decision Making Skill), meliputi langkah-langkah berikut.
    • Mendefinisikan masalah, mengumpulkan fakta, dan mengidentifikasi berbagai alternatif solusi dari berbagai masalah yang mungkin akan dihadapi oleh perusahaan.
    • Mengevaluasi berbagai alternatif yang ada, melihat kelebihan dan kekurangan setiap solusi yang ada, serta memilih alternatif yang terbaik dengan mempertimbangkan kondisi yang harus dihadapi.
    • Mengimplementasikan pilihan yang telah dibuat ke dalam suatu perencanaan, secara berkala melakukan kontrol terhadap pelaksanaan, dan mengevaluasi apakah pilihan yang telah diambil sudah benar-benar tepat.
  5. Keahlian Mengatur Waktu (Time Management Skill). keahlian ini berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk mengalokasikan waktunya dengan cara yang paling efektif. Kemampuan perencanaan waktu ini menentukan bagaimana manajer mengatur agar semua perencanaan dapat dijalankan sesuai dengan rencana awal.

Demikian artikel mengenai Keahlian Manajer yang merupakan artikel lanjutan mengenai Lingkup Manajemen dan Tingkatan Manajemen yang juga telah dibahas sebelumnya. Baca juga artikel-artikel mengenai Pengantar Bisnis lainnya. Terima Kasih

Comments

Post a Comment

Terima Kasih telah membaca artikel kami.

Pembaca yang baik pasti meninggalkan jejak, walaupun hanya ucapan "terimakasih"

Popular posts from this blog

Apakah Kemampuan Manajerial itu ?

Seperti jabatan lainnya, menjadi manajer tidaklah semudah yang diperkirakan seseorang sebelumnya menjadi karyawan biasa. Untuk menjadi seorang manajer yang sukses, ia harus memiliki sejumlah kompetensi umum dan khusus.Kemampuan manajerial adalah kemampuan untuk mengatur, mengoordinasikan dan menggerakkan para bawahan ke arang pencapaian tujuan yang telah ditentukan organisasi. Dalam organisasi yang berukuran besar, kesempatan manajer untuk mengadakan kontrak dengan seluruh bawahan relatif sangat kecil. Lebih-lebih dalam organisasi yang besar yaitu organisasi yang ruang lingkup operasinya nasional atau internasional. Dengan demikian, kegiatan mengintegrasikan, mengoordinasikan dan menggerakkan para bawahan oleh manajer puncak dilakukan melalui pendelegasian wewenang kepada manajer dan manajer pengawas.Kemampuan manajerial tidak begitu saja muncul. Kemampuan ini lahir dari suatu proses yang panjang yang terjadi secara perlahan-lahan melalui proses pengamatan dan belajar. Bukti dari kema…

Tingkatan Manajer

Dalam dunia manajemen, umumnya terdapat 3 tingkatan dasar manajer, yaitu top manager (manajer puncak), middle manager (manajer menengah), dan first line manager (manajer tingkat pertama). Sebagian besar perusahaan memiliki lebih banyak manajer menengah dibandingkan manajer puncak.Top managers, yaitu manajer yang bertanggung jawab pada dewan komisaris dan direktur untuk keseluruhan kinerja dan tujuan serta target perusahaan. Beberapa jabatan manajer puncak, antara lain president (presiden direktur), vice president (wakil presiden direktur), CEO (chief executive officer), dan CFO (chief financial officer). Tugas dan tanggung jawab top manager adalah untuk merumuskan strategi perusahaan dan perencanaan yang akan diterapkan oleh manajer dan karyawan di tingkat yang lebih rendah. Middle managers. Middle manager adalah level manajer yang bertanggung jawab untuk mengimplementasikan dan mengontrol pelaksanaan strategi dan perencanaan yang dirumuskan oleh manajer puncak. Beberapa jabatan untu…